Strategi Produk dan Disribusi

Strategi Produk
Produk adalah sekumpulan atribut fisik, pelayanan, dan atribut simbolis yang dirancang untuk meningkatkan kepuasan dari kebutuhan pembeli.
Konsepsi pemasaran dari suatu produk termasuk merek, citra produk, garansi, atribut jasa, pengemasan, dan pelabelan, sebagai tambahan dari karakteristik fisik atau fungsional dari barang atau jasa.

Daur Hidup Produk

 Tahap Daur Hidup Produk

 Tahap dalam Pengembangan Produk Baru

Proses Pengembangan Barang dan Jasa
I. Komersialisasi
II. Pengujian Pemasaran
III. Penembangan Produk
IV. Analisis Pengembangan Konsep dan Bisnis
V. Penyaringan
VI. Menghasilkan ide Produk Baru

Identifikasi Produk

Merek adalah nama, istilah, tanda, simbol, desain, atau beberapa kombinasi yang digunakan untuk mengidentifikasaikan produk dari satu perusahaan dan untuk mendiferensikan mereka dari penawaran pesaing.
Ekuitas Merek adalah nilai tambah yang secara luas dihargai, yang diberikan untuk nama merek yang sangat sukses di pasaran.
Strategi Ditribusi

Saluran Distribusi adalah jalur yang dilewati dimana produk dan hukum kepemilikan mereka beralih dari produsen ke konsumen atau penggunabisnis.
Distribusi Fisik adalah pergerakan produk sesungguhnya dari produsen ke konsumen atau pengguna bisnis.

Pedagang Besar
Pedagang Besar atau Grosir adalah anggota saluran ditribusi yang menjual terutama kepada peritel, kepada grosir lain, atau pengguna bisnis.

Peritelan
Peritel adalah anggota saluran yang menjual barang dan jasa kepada individu untuk di gunakan oleh mereka sendiri daripada untuk di jual kembali.

Pengambil Keputusna Sluran Ditribusi dan Ditribusi Fisik
 Memilih Saluran Ditribusi
 Memilih Intensitas Ditribusi
1. Distribusi Intensif melibatkan penempatan produk sebuah perusahaan hampir di setiap gerai yang tersedia.
2. Distribusi Selektif adalah strategi cakupan pasar dimana sebuah manufaktur memilih hanya sejumlah peritel untukmendistribusikan lini produknya.
3. Distribus Eksklusif disisi lain dari kontinum dari distribusi intensif, membatasi cakupan pasar ke sebuah peritel atau grosir dalam sebuah wilayah geografis tertentu.

Posted on April 24, 2011, in Pengantar Bisnis and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: